HOME
Info
Beranda
Masa Penjajah
Peninggalan Penjajah
Setelah Merdeka
Penemuan Situs
Prasasti tentang Malang
Seni-Budaya Lokal
Home
»
Bupati Malang
» BUPATI MALANG PERTAMA -1-
BUPATI MALANG PERTAMA -1-
No comments
Raden Tumenggung Notodiningrat I
menjabat tahun 1820-1839
(tahun 1825 merangkap sebagai Bupati Bangil)
Menurut catatan Sejarah :
Berdasarkan resolusi Gubernur Jenderal Nomor 8 Staatblad 1819 tanggal 9 Mei 1820, Bupati Pertama ini diangkat oleh pemerintah Hindia Belanda, yang ternyata masih memiliki darah keturunan Raja Majapahit (Brawijaya XI).
Raden Tumenggung Kertonegoro, meskipun tidak diketahui sejak kapan, hingga tahun 1822.
Menurut yang diambil dari
Babad Willis dan Stamboom den Laststen Vorst van Het Hindoe, Javasnche Rijk van Mojopahit
, menjelaskan bahwa bupati pertama sebenarnya adalah Raden Aria Malayakusuma, wedana Siti Ageng Mataram.
Hal ini menjadi kontroversi karena pengakuan resmi Belanda mengenai bupati pertama adalah Bupati RT. Kertonegoro,
Sedangkan
RA. Malayakusuma
merupakan pengikut Suropati yang melawan Belanda dan mengangkat dirinya sendiri tanpa restu Belanda.
Bupati Malayakusuma memulai masa jabatannya pada tahun 1743 dan meninggal dunia pada tahun 1767. Setelah kematiannya, Belanda mendirikan benteng di sekitar sungai Brantas, yang kini menjadi lokasi bangunan RSSA. Benteng tersebut didirikan untuk melindungi sisi dalam Kabupaten Malang, terutama daerah Celaket, Garnizoen (benteng Kelojian/Klojen), Kayutangan, Tumenggungan, dan alun-alun.
Namun, daerah di luar benteng tersebut, seperti Oro-Oro Dowo dan Sawahan, masih harus ditundukkan. Untuk mengamankan semua daerah di luar garis benteng, Belanda mengangkat Bupati Malang I, sesuai dengan Almanak Naam Register van Nederlands Indie, yang bertugas utama memastikan keamanan di daerah yang masih berpotensi konflik.
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
← Posting Lebih Baru
Posting Lama →
Beranda
0 komentar:
Posting Komentar
Isikan.... bebas berpendapat sesuai pengetahuan anda dan bisa dipertanggung jawabkan ....
Popular
Tags
Blog Archives
Markas Pejuang di Malang selatan 1948
Rumah penduduk Jatikerto, dijadikan Markas oleh pejuang di Malang Selatan Pada 10 November 1947, saat Sekutu membonceng Belanda melalui ...
Saluran irigasi perkebunan Sambigede, Kemiri-Kepanjen
Terkait tentang tanah perkebunan Sambigede yang sudah bertahun-tahun secara tak langsung, langkah pengolahan tanah ini diyakini turut ...
Prasasti Manjusri ini berada di luar Negeri ditemukan, jaraknya 35 km dari Kepanjen
Prasasti Manjusri ini ditemukan di candi Jago, prasasti ini tak berada disana sekarang. Melainkan telah disimpan di Museum Ethnology,...
STASIUN GONDANGLEGI tahun 1918
Hilangnya Trem kebijakan di bidang transportasi yang kurang berpihak pada angkutan massal berbasis rel Saat ini, Kota Malang mulai mer...
Tentara Belanda sedang menonton pengamen
foto : 6 januari 1949 /nationaalarchief.nl/agung cw Saat Belanda sedang berjalan-jalan dipinggir jalan raya di Kepanjen, mereka melih...
PAKAIAN KHAS PUTRI MALANG ERA 1960 - 1970
Di tengah gemerlapnya era pasca kemerdekaan, identitas daerah Jawa Timur, khususnya Malang, memancarkan keindahan yang tak terbantahka...
Infantri Belanda menyisir pejuang tahun 1948
Di sepanjang jalan dari Kepadjen sampai ke Talun pada tanggal 20 Desember 1948, gambaran mungkin melibatkan pasukan Infantri Belanda ya...
Sumber Pemandian Metro tahun 1910
Kepanjen Malang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah kaya dalam hal sumber air, sehingga daerah Kepanjen hampir tidak pernah keke...
Bendungan Sengguruh memiliki wisata pancing ikan
Bendungan Sengguruh ini sebenarnya sudah ada sejak jaman Belanda, baru setelah tahun 80-an ada pengembangan bangunan dan diperbesar da...
Daerah Supit urang di desa Jenggolo
Foto supit urang Jenggolo (foto 2016) Di sebuah desa yang dikenal dengan nama Jenggolo, terdapat sebuah cerita yang menghiasi kehidupan seh...
Kumpulan Artikel Sejarah
Klik cerita Jenggolo Kepanjen
daftar berlangganan
Author
Total Tayangan
BISA DIPERCAYA
Label
- INFO
Bupati Malang
Masa Merdeka
Masa Penjajah
Peninggalan
PRASASTI
SENI-BUDAYA
SITUS
VIDIO
Contact Us
0 komentar:
Posting Komentar
Isikan.... bebas berpendapat sesuai pengetahuan anda dan bisa dipertanggung jawabkan ....